Design, Seni, dan Aku

Image & words by : Framed

Sarita Ibnoe adalah seorang seniman multimedia yang karya-karyanya bisa dinikmati mulai dari gambar demgam menggunakan media arang dan lukisan akrilik, instalasi dan kolase ilustrasi. Seniman asal Jakarta ini juga dikenal sebagai desainer grafis dan ilustrator.

 

Sarita Ibnoe menciptakan karya seni yang berbeda, banyak menggunakan gaya abstrak dan melankolis, yang sedang cukup hype di kancah seni urban lokal. Dengan partisipasi regulernya di pameran selama beberapa tahun terakhir, dia bilang dia akan terus memproduksi lebih karya seni di tahun-tahun mendatang.

Bagaimana Anda memposisikan diri dalam dunia seni?

Sulit untuk diringkas dalam kata-kata. Saya melakukan banyak hal, dan semuanya berada di bidang seni. Latar belakang pendidikan saya adalah desain grafis, dan pada tahun lalu saya juga mempelajari ilustrasi. Saya bekerja sebagai desainer grafis dan ilustrator, dan sekarang saya di bidang seni visual.

 

Mengapa memilih seni visual?

Awalnya saya suka membuat sesuatu yang menghasilkan karya seni. Saya senang ketika membuat sesuatu dengan menggambar, tampaknya ada kepuasan tersendiri untuk menghasilkan sesuatu.

 

Dari mana Anda mendapatkan inspirasi dalam membuat sebuah karya seni?

Inspirasi saya berasal dari kejadian sehari-hari, saya juga melihat-lihat internet, saya selalu bersemangat untuk membuat pekerjaan saya sendiri dan menghasilkan cerita. Saya membuat seni sebagai media untuk bercerita.

 

Apa yang Anda harapkan dari apa yang Anda lakukan sekarang?

Karya seni saya lebih ke kepuasan diri sendiri dan mengespresikan diri. Saya mencintai apa yang saya lakukan.

sarita

Apakah bakat seni Anda sudah terlihat sejak kecil?

Saya suka menggambar sedari kecil, orang tua saya tidak memiliki bakat seni, mereka tidak melakukan pekerjaan artistik seperti saya. Semuanya berawal ketika saya berusia sekitar 8 tahun. Sebagai seorang anak biasa, saya suka tinggal di rumah, dan sopir ayah saya benar-benar pandai menggambar jadi saya selalu meniru apa yang ia gambar. Saya melakukan itu terus hingga gambar menjadi sebuah kebiasaan yang saya lakukan di rumah dan di sekolah.

 

Bagaimana Anda mengatasi kreatif blok?

Saya biasanya melakukan sesuatu yang lain, seperti liburan, untuk mengisi ulang energi saya yang baru.

 

Apakah Anda memiliki tujuan liburan favorit?

Saya biasanya memilih tujuan liburan dengan waktu yang lumayan panjang, sehingga saya bisa kembali ke rumah dengan pikiran yang segar.

 

Apakah sebagai seniman sudah bisa dikatakan sebagai karir?

Bekerja di bidang seni tidak bisa disebut sebagai karier. Ini dunia lain bagi saya dan saya benar-benar menikmati melakukan hal itu. Dan ini bukan pekerjaan untuk mendapatkan uang. Hal ini menjelaskan mengapa saya masih bekerja sebagai freelancer untuk melakukan beberapa karya desain grafis dan ilustrasi.

 

Bagaimana Anda merencanakan masa depan?

Saya masih ingin terus melakukan pekerjaan di berbagai bidang seni. Misalnya sekarang saya sedang belajar seni tenun. Saya telah mempelajari seni tenun itu selama dua tahun terakhir dan saya sangat menyukainya.

“I am quirky, artsy, and expressionless.” – Sarita Ibnoe

Apa yang membuat Anda tertarik untuk belajar seni tenun?

Saya selalu menyukai sebuah proses, termasuk proses pembuatan tenun. Dan jika saya membuatnya sendiri, saya mendapatkan kepuasan tersendiri, untuk menghasilkan sesuatu yang lebih pribadi dan orisinil.

 

Anda memiliki begitu banyak bakat dan minat, jika Anda harus memilih salah satu, mana yang akan Anda pilih?

Saya suka semuanya, tapi mungkin yang paling saya suka adalah menggambar.

 

Kebetulan saya telah bekerja sama untuk membuat sebuah buku dengan seorang teman yang berprofesi sebagai seorang fotografer dan penulis. Kami bekerja sama membuat karya dan menuangkannya ke dalam sebuah buku.

 

Anda belajar di London, bisa Anda ceritakan sedikit?

Disamping seni rupa, saya juga belajar desain grafis di perguruan tinggi, dan setelah itu saya benar-benar beruntung bisa belajar ilustrasi di London selama satu tahun. Mungkin karya seni saya kebanyakan dipengaruhi oleh desain dan Ilustrasi.

sarita2

“I get my own satisfaction, as to produce something more personal and original.” -Sarita Ibnoe

Momen paling mengesankan dari mengikuti pameran seni?

Saat yang paling berkesan bagi saya adalah ketika saya bergabung dengan seleksi untuk Gudang Garam Indonesian Art Awards, saya menjadi salah satu finalis yang terpilih untuk memiliki kesempatan untuk menampilkan karya seni saya di Galeri Nasional pada tahun 2015.

 

Dapatkah Anda menjelaskan diri Anda dalam 3 kata?

Unik, seni dan tanpa ekspresi.

 

Apa yang Anda maksud dengan tanpa ekspresi?

Itulah apa yang orang katakan ketika mereka bertemu saya. Mereka mengatakan bahwa wajah saya selalu tanpa ekspresi. Berwajah datar [tertawa].

 

Tips untuk para seniman muda?

Ini agak sulit untuk saya karena saya dalam posisi yang tidak pede untuk memberikan tips. Tapi saya akan melakukannya dengan cara ini, saya akan melakukan hal ini seolah-olah saya menasihati sedikit Sarita saat dia baru memulai sebagai seniman muda. Saya mungkin akan mengatakan padanya, jangan malas, melakukan apa yang Anda cintai, dan jangan lupa untuk selalu disiplin.

MILESTONES

Was born in Jakarta on 3 April 1989

2008-2009

Middlesex University, London

d

2005-2008

Lim Kok Wing University, Cyberjaya
b

2009

“Middlesex Degree Show” – at Old Truman Brewery Brick Lane, London, UK

February 2011

“Bukan Mereka, Hanya Kami” – at Treehouse Kemang, Jakarta, Indonesia

August 2012

ACT. A charity exhibition by Kopi Keliling – at 1/15 Coffee, Jakarta, Indonesiac-1

April 2013

Kopi Keliling Vol. 07 – at Kedai Kebun Forum, Jogjakarta, Indonesia

June 2013

IAF 2013 by PPI Singapore – at Esplanade, Singapore

March 2014

ARTE2014: regenerasi – at Assembly Hall, JCC, Jakarta, Indonesia

November 2014

March for the Elephants. an art installations exhibition by WWF – at Car Free Day, Jakarta, Indonesia

June 2015

WANITA: Female Artivsm – Jakarta! – at Gabriel Gallery, Melbourne

June 2015

VOID – at Langgeng Gallery Magelang

September 2015

‘Respublica’ Gudang Garam Indonesian Art Award 2015 – Finalist at Galeri Nasional, Jakarta

February 2016

Custom Minky Show – at Ghostbird + Swoon Gallery, Bali, Indonesia
chair